Menurutku RMIT/Melbourne/Monash University itu …

Minggu lalu saya menyebar kuesioner online yang hanya berisi satu pertanyaan terbuka:

“Ceritakan pengalaman atau deskripsikan mengenai RMIT/Melbourne/Monash University dalam SATU kalimat!”

Dari satu pertanyaan sederhana ini saya mendapatkan 48 respons yang relatif terbagi merata dari ketiga universitas, meskipun Melbourne University tampaknya dominan dengan 20 responden. Dari respons mereka, saya bisa menyimpulkan tiga hal:

  1. Mahasiswa/alumni Melbourne University tampaknya sungguh “menikmati” kehidupan kampus
  2. Mahasiswa/alumni RMIT University terlihat cukup objektif dalam menilai kampusnya
  3. Mahasiswa/alumni Monash University paling apresiatif terhadap kampusnya

Kok bisa? Mari kita lihat satu per satu.

 1. Mahasiswa/alumni Melbourne University tampaknya sungguh “menikmati” kehidupan kampus

Perhatikan word clouds yang dibuat oleh wordle berikut ini (setelah mengeluarkan sejumlah kata sambung seperti di, dari, … dan kata lain seperti Melbourne, university, …). Selain kata “heart”, ada 3 kata yang dominan: “kuliah”, “kelas”, dan “H1”. Pola yang unik ini tidak muncul baik di Monash University maupun RMIT University. Jadi tampaknya anak Melbourne University sungguh menghayati kehidupannya di kampus hehehe…

mel-u

Mahasiswa Melbourne Uni gemar kuliah

2. Mahasiswa/alumni RMIT University terlihat cukup objektif dalam menilai kampusnya

Secara umum jawaban responden dapat dikategorikan sebagai: 1) hanya respons positif, 2) hanya respons negatif, atau 3) respons positif dan negatif. Sekitar 94% dari seluruh responden dari ketiga kampus memberikan respons positif. Sementara itu, sekitar 1 dari 3 anak RMIT University memberi respons negatif bagi kampusnya. Jauh lebih objektif dibandingkan dengan anak Monash University (hanya satu orang dari seluruh responden yang memberi respons negatif).

Objektif atau kecewa kepada RMIT? Ya objektif dong! *uhuk* :p

3. Mahasiswa/alumni Monash University paling apresiatif terhadap kampusnya

Seperti telah disinggung sebelumnya, anak Monash University tampaknya yang paling apresiatif terhadap kampusnya. Namun dalam survei saya juga menanyakan apakah responden awardee LPDP atau bukan. Hasilnya, baik di RMIT University maupun Melbourne University, hanya 50% responden yang merupakan awardee LPDP. Sementara di Monash University 94% respondennya adalah awardee LPDP. Sehingga bisa jadi apresiasi positif responden dari Monash ini bias akibat dari mayoritas responden Monash University yang merupakan awardee LPDP.

Benarkah? Benarkahhh?? Benarkaaahhh???

lpdp-3-kampus

Monash didominasi anak LPDP

Untuk mengetes ini, maka kita mesti memakai pendekatan ilmiah. Serius amat? Iya dong, awardee LPDP gitu lho.

Saya melakukan estimasi dengan memakai model ordered logit di mana variabel dependennya adalah “net” yang merupakan variabel ordinal yang bernilai -1 (responden hanya memberi respon negatif), 0 (respon positif dan negatif), atau +1 (hanya respon positif). Sementara itu variabel independennya adalah “kampus” yang merupakan variabel kategori (1: RMIT; 2: Mel U; 3: Monash) dan variabel dummy “lpdp” (1: awardee LPDP; 0: lainnya). Adanya variabel “lpdp” berarti faktor awardee LPDP sudah diakomodasi dalam menjelaskan variasi dari “net”, sehingga tidak lagi bias.

Hasilnya, koefisien variabel “kampus” untuk Monash University bernilai positif dan signifikan (RMIT University digunakan sebagai referensi). Sementara tidak halnya untuk Melbourne University. Artinya, responden dari Monash University memang lebih apresiatif pada kampusnya, relatif terhadap responden dari RMIT University, dibandingkan dengan responden dari Melbourne University, bahkan setelah memperhitungkan faktor awardee LPDP.

Sebagai disclaimer, tentu saja hasil ini masih jauh dari sempurna karena banyak faktor lain yang belum dikontrol, misalnya: status sebagai alumni/mahasiswa, usia, jenis kelamin, jenjang yang ditempuh, program studi yang diambil, dst. Meskipun begitu, sudah lumayan toh? Hanya dengan bermodalkan pertanyaan “Ceritakan pengalaman…” dan sumber pendanaan studi kita bisa bercerita banyak.

Betul? Betuuuull!

687 total views, 1 views today

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *