Langkah-Langkah Kuliah ke Luar Negeri: Dari A-Z

“Bagaimana cara berkuliah di luar negeri? Apa itu LoA dan bagaimana mendapatkannya?”

Sejak tulisan saya secara berkala diterbitkan ABC Australia Plus Indonesia, pertanyaan-pertanyaan tersebut sering mampir di inbox saya. Padahal kuliah ke luar negeri itu mudah. Mendapatkan LoA itu tidak sulit. Pernah dengar orang bisa dapat lima sampai sepuluh LoA dari kampus-kampus luar negeri? Itu bukan hal aneh sebenarnya. Hanya sebagian besar orang tidak tahu caranya.

13754373_10206817196018968_7430091626868457088_n

Berikut langkah-langkah kuliah ke luar negeri. Langkah-langkah ini mungkin ada sedikit variasi di negara tertentu. Namun, umumnya begini alurnya:

 

Syarat Bahasa Inggris

Ini yang paling penting. Persiapkan IELTS atau TOEFL IBT. Kedua tes ini yang paling aman untuk bisa diterima di universitas-universitas favorit. Standar minimalnya bervariasi di masing-masing universitas dan program yang dipilih. Umumnya, IELTS 6,5 atau TOEFL IBT 79. Untuk IELTS, syarat umumnya tidak ada band dibawah 6. Untuk TOEFL IBT, syarat skor masing-masing section bervariasi. Untuk program courserwork di Faculty of Science di University of Melbourne misalnya: writing 21, speaking 18, listening dan reading 13. Cek website universitas tujuan untuk memastikan

Persiapkan Dokumen

Dokumen lainnya yang perlu dipersiapkan, di antaranya motivation letter, surat rekomendasi,  ijazah terakhir, dan transkrip nilai. Jika anda memilih kuliah di U.S, kebanyakan jurusan mensyaratkan GRE atau GMAT. GRE dan GMAT adalah standar test, selain syarat Bahasa Inggris, untuk bisa diterima di universitas U.S.

Kontak Calon Supervisor

Jika program yang anda pilih murni coursework, tidak ada risetnya, Anda selamat dari langkah ini. Namun, sebagian program mensyaratkan supervisor. Untuk program PhD dan Master by Research, supervisor sudah menjadi kewajiban. Tapi, sebagian program Master by coursework juga mensyaratkan supervisor. Misalnya, seperti jurusan saya Master of Science (Zoology, sekarang Biosciences) di University of Melbourne. Syarat supervisor mutlak untuk bisa diterima.  Usahakan kontak supervisor jauh sebelum anda mendaftar. Ini akan lebih memudahkan. Biasanya, saat memasukkan aplikasi akan diminta melampirkan surat persetujuan supervisor.

Mendaftar

Pendaftaran bisa dilakukan online atau lewat agen-agen pendidikan di tempat anda tinggal (jika ada). Sebagian universitas menyaratkan uang pendaftaran. Sebagian lain gratis. Pahami ini sebelum mendaftar. Jika anda mendaftar sendiri, anda akan diminta mengirim hardcopy dokumen yang disyaratkan (telah dilegalisir maupun asli) ke kampus tujuan lewat pos. Jika memungkinkan, daftar ke berbagai universitas. Peluang diterima lebih besar dan pilihan menjadi lebih banyak.

Mendapat LoA atau Letter of Offer

Waktu tunggu pendaftaran bervariasi, bisa mencapai 6 bulan (tergantung universitas dan program). Jika pendaftaran anda sukses, anda akan menerima Letter of Acceptance (LoA) atau di Unimelb disebut Letter of Offer. LoA ada dua bentuknya. Ada yang conditional dan unconditional. LoA conditional berarti anda belum sepenuhnya diterima, masih ada syarat yang kurang dan harus dipenuhi dalam jangka waktu tertentu (dijelaskan di LoA). Jika anda sudah mendapatkan LoA Unconditional. Anda punya dua pilihan: menerima atau menolaknya.

CoE dan Visa

Jika anda menerima LoA tersebut. Langkah selanjutnya adalah membalasnya. Di dalam LoA unconditional disebutkan cara-cara untuk menerimanya. Salah satu bagiannya adalah siapa yang akan membayar kuliah anda. Bagi penerima beasiswa bisa dengan melampirkan surat keterangan kesanggupan pembayaran dari pemberi beasiswa.

Universitas tujuan anda akan membalasnya dengan Confirmation of Enrolment (CoE). Itu berarti anda resmi diterima di universitas tersebut. CoE inilah yang sebaiknya anda gunakan untuk mendaftar visa. Untuk ke Australia, sebenarnya bisa dengan LoA. Tapi, akan jauh lebih mudah dengan menggunakan CoE.

Keberangkatan

Setelah visa didapatkan. Itu artinya tinggal persiapan keberangkatan. Persiapkan kebutuhan dan pelajari kehidupan di negara tujuan. Selanjutnya selamat menikmati kehidupan yang baru sebagai mahasiswa di luar negeri.

Bagi sebagian orang mungkin memenuhi syarat pendaftaran sulit, terutama syarat Bahasa Inggris. Namun percayalah, sesulit apapun jalani dan nikmati. Jangan percaya jalan pintas. Berdarah-darah saat persiapan jauh lebih penting. Karena bagian tersulit bukan lah pendaftaran ke universitas, tapi menjalani kuliah di universitas luar negeri. Anda akan sangat terbantu jika sudah belajar sulit dari awal.

 

Kontribuotr:

Heru Handika

Saat ini aktif sebagai mahasiswa Master of Science (Zoology) di University of Melbourne dan Museum Victoria, Australia.

Tulisan ini pernah pernah diterbitkan ABC Australia Plus tanggal 6 Juni 2016 dan juga dimuat di Detik.Com tanggal 7 Juni 2016. Heru secara berkala menulis tentang perkuliahan di luar negeri di blog pribadi Tikus.Net.

2,415 total views, 1 views today

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *